Tuesday, October 25th, 2005
Pikirkan saja tempat tidur nyaman ini,
kesejukan udara kamarmu dan nikmatnya makan tadi siang..
Masih jugakah akan kau pikirkan dia,
yang jelas-jelas bukan milikmu?
(kangenimu saja tidak!)
.
Pikirkan saja untaian kata ini dan semua nikmat yang terlimpah,
yang menemanimu di saat ia disana..
Masih jugakah kau rindukan suaranya?
(bukankah diam yang selalu ada?)
.
Pikirkan saja wajahnya yang memang cantik, sifatnya yang teramat baik, dan senyumnya yang memang menarik.
Karena mungkin hanya sebatas itulah dirinya milikmu,
seperti nyamannya tempat tidurmu ‘tuk menulis bait ini,
temani sepi gundah di hati…
.
Bintaro 191005 00.16