Saturday, June 16th, 2007
Cahaya Bulan
Perlahan sangat pelan, hingga terang ‘kan menjelang
Cahaya kota kelam, mesra menjemput sang petang
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa matahari terbit menghangatkan bumi?
Aku orang malang yang membicarakan terang…
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang…
Perlahan sangat pelan, hingga tenang ‘kan menjelang
Cahaya nyali besar, mencuat runtuhkan bahaya
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi?
Aku orang malang yang membicarakan terang…
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang…
Cahaya bulan menusukku,
dengan ribuan pertanyaan…
yang takkan pernah ku tahu,
dimana jawaban itu…
Bagai letusan berapi,
bangunkan ku dari mimpi,
sudah waktunya berdiri,
mencari jawaban,
kegelisahan hati…
Terangi dengan cinta di gelapku,
ketakutan melumpuhkanku…
Terangi dengan cinta di sesakku,
dimana jawaban itu?
(OST Gie, Okta & Eross)