March 5th, 2007 by adikritz
Apakah kau (juga) rindu?
Rindu, yang kian hari kian menggebu…
Rindu, yang makin hari makin menggila…
(kamu, senyummu, dan pertengkaran kita)
Adakah kau setia menunggu?
Waktu, yang kian hari terasa tua…
Jarak (dua sisi belahan dunia)…
Aku,
dirimu…
dan cinta kita
(karena)
Semua pilihan tiada berarti,
cuma dirimu…
Tambatan hati.
Bintaro 030307 09.32
for Mulia & Rama
Posted in by Request | 2 Comments »
January 29th, 2007 by adikritz
Sejak tercium keningmu,
segenap diriku runtuh bersamaan…
Sejak tergenggam tanganmu,
jiwaku pun teruntuhkan…
(semuanya tak pernah terencanakan)
Kalau ini satu minggu yang lalu,
pastinya takkan sesulit ini,
karena kini cinta sudah di hati,
dan rindu pun kian menjadi…
Mungkin bukan penyesalan
(yang kini harus kita diskusikan)
karena masa lalu
kini,
sudah terlewatkan…
(oh Tuhan…beri aku keikhlasan)
Sekarang,
(ternyata)
aku tetap sayang…
karena kepadamu cinta ini teruntukkan,
dan bukanlah pamrih yang kumaksudkan,
yang kuminta
hanya
k e s e t i a a n
Express Taxi_Bintaro to PS 240107 10.52
Posted in 240107 | No Comments »
December 5th, 2006 by adikritz
Maukah kamu
(sediakan waktu)
sejenak… saja…
lihat hidupku lewat mataku?
lihat duniaku lewat hariku?
maka kelak kau kan mengerti,
semua alasan ini…
Maukah kamu
(sediakan waktu)
sedikit… saja…
lihat dirimu lewat mataku?
cium wangimu lewat nafasku?
maka kelak kau kan mengerti,
mengapa aku selalu mengganggumu… ;p
Sudikah kamu
(hadir di sini, di dekatku)
sebentar… saja…
lihat wajahmu dengan mataku?
lihat cantikmu dengan dunguku?
maka kelak kau kan mengerti,
darimana datangnya…
semua… puisi…
Bintaro 201106 01.17
Posted in Current Affairs | 4 Comments »
November 14th, 2006 by adikritz
Kalau boleh
sekaliii saja…
(agar terpuaskan rasa penasaran ini)…
duduklah di sini bersamaku,
dan kita bicarakan semuanya satu per satu,
semua,
yang mengganggumu…
Kalau bisa
sekaliii saja…
(agar terjawab semua pertanyaan ini)…
pergilah mari bersamaku,
dan kita lihat dunia satu per satu,
sampai kau yakin,
inilah jalanmu…
Dan kalau mungkin
sekaliii saja…
(agar terselesaikan semua permasalahan ini)…
raihlah ini tanganku,
dan kau genggam erat jangan kau lepaskan,
dan kau peluk dekap jangan kau hentikan,
dan kau cium manis jangan kau lewatkan,
dan kau belai halus jangan kau lupakan,
karena mungkin kaulah dewi penolongku
(dan kau cinta)…
jangan kau sangsikan
Bintaro 141106 03.41
Posted in Current Affairs | 3 Comments »
September 29th, 2006 by adikritz
Di mana semuanya bersembunyi?
Segala kata puisi…
(suka gembira,
dan sakit hati)
karna kini tak ada lagi,
mungkinkah nanti akan kembali?
Ke mana semuanya ‘kan pergi?
Segala cinta…
(hasrat, dan kehidupan)
karna kini seperti mati,
mungkinkah nanti ‘kan hidup lagi?
…jangan pergi…
Bintaro 180906 00.57
Posted in Current Affairs | No Comments »
August 8th, 2006 by adikritz
Aku mau bermakna,
buat hidup dan setelahnya,
tanpa waktu terbuang percuma,
renungi malam tanpa bintangnya…
Aku mau bermakna,
buat cinta dan pengorbanannya,
buat suka-duka-bahagia,
tanpa waktu terbuang percuma,
tunggu kamu tak jelas rimbanya…
Aku mau bermakna,
buat adik, papa, dan mama,
tanpa waktu terbuang percuma,
untuk mauku dan mauku saja…
(karena)
Sampai kini tak ada puasnya.
Sekarang…
mau apa?
Bintaro 040806 01.09
Posted in Current Affairs | No Comments »
July 26th, 2006 by adikritz
Tidak lagi bergejolak, tetapi hangat.
Hangat yang nampaknya kekal.
Bukankah itu yang semua orang cari?
(Supernova 1) Bintaro 020506 21.15
Posted in Current Affairs | 3 Comments »
June 27th, 2006 by adikritz
Kalau di sini…
sekarang, saat ini,
kamu ada disini…
(bersamaku di sejuknya dingin)
teras yang sepi…
kopi yang hangat…
bulan yang bulat…
mata yang mengantuk…
dan…
P e n a n t i a n . . . . .
Kopi Selasar Sunaryo, Bandung 100606 22.00
Posted in Current Affairs | 2 Comments »
June 4th, 2006 by adikritz
Hatinya baru saja terluka,
dari kekasih yang begitu setia…
dari tanya yang tak datang jawabnya…
"Mengapa tak bisa bersama?"
Hatinya sedang terluka,
dari hampa restu semesta…
padahal cinta masih di dada…
"Adakah semua sudah yang seharusnya?"
Tidakkah sedikitpun kau berperasaan (wahai pujangga)?
Padahal kau tahu kisah cintanya…
Padahal kau tahu sakit hatinya…
(seperti menikam jantung hatimu sendiri)
"Mengapa semua harus begini?"
Hatinya masih terluka,
belum sembuh pedih hatinya…
(kini ia berada dalam kesibukan)
Akankah tetap kau datang juga?
Rasanya, kini belum saatnya
Bintaro 160506 01.02
Posted in Current Affairs | 2 Comments »
May 14th, 2006 by adikritz
Kalau aku menunggumu,
akankah kau pasti untukku…?
(karena) rasa ini tak menentu,
setiap hari…
ingat kamu
Kalau aku menunggumu,
dan terus menunggumu…
Akankah kau cinta padaku…?
(karena) rasa ini kian menggebu,
setiap waktu…
cuma kamu
ternyata
tak semudah yang aku kira,
(jatuh cinta padamu)…
karena setiap hari tambah rindu,
dan hari ini…
begitu biru
AC05 130506 15.15
Posted in Current Affairs | 1 Comment »